SANITASI DAN HIGIENE

21 11 2011

Sanitasi : usaha pencegahan penyakit dengan cara menghilangkan atau mengatur faktor-faktor lingkunganyang berkaitan dengan rantai perpindahan penyakit.

Tujuan Sanitasi :

  • memperbaiki, mempertahankan, dan mengambalikan kesehatan yang baik pada manusia
  • efisiensi produksi dapat dimaksimalkan
  •  menghasilkan produk yang aman dan sehat dari pengaruh hazard yang dapat menyebabkan penyakit bagi manusia

Prinsip Sanitasi :

  • Bersih secara fisik
  • Bersih secara kimiawi
  • Bersih secara mikrobiologis

Faktor-faktor Lingkungan yang perlu diperhatikan dalam program sanitasi

  1. Grounds and pest control
  2. Konstruksi Kandang   
  • Bangunan kandang (struktur kandang, ruangan, dan compartment lainnya) harus memiliki kemudahan dalam perawatan, dan mempermudah dalam proses, pengolahan, dan penyimpanan produk yang dihasilkan.
  • Dinding, lantai, atap harus dibangun sedemikian rupa yang dapat mempermudah dalam pengontrolan kelembaban dan kebersihan kandang sehingga kontaminasi produk yang dihasilkan dapat dicegah.
  • Cahaya harus mencukupi dan terdistribusi secara merata sehingga mempermudah dalam pengontrolan sanitasi selam proses produksi
  • Ventilasi (harus dapat mengontrol bau, kondensasi, dan  kelembaban)
  • Ketersediaan dan distribusi air harus ditata sedemikian rupa sehingga mempermudah dalam pembersihan kotoran
  • Peralatan
  • Pekerja bersih dan sehat termasuk didalamnya pakaian yang dipergunakannya (pekerja sakit sebaiknya tidak dilibatkan dalam proses produksi)
  • Peralatan yang digunakan

 

Bahan Sanitasi (Sanitaiser)

  • Kelompok asam anorganik : HCL, H2SO4, Asam Borat 2-5%
  • Kelompok asam organic : Asam salisilat, asam benzoate
  • Kelompok alkali : larutan soda 2%, CaO, Ca(OH)2, CaO-belerang
  • Surfaktan : sabun
  • Alcohol : isoprophyl alcohol, ethylalkohol,
  • Halogen : Khlor, brom, yodium
  • Oksidan : hydrogen peroksida
  • Formalin, formol, formaldehyde
  • Zat warna : trypan blue, acriflavin, rivanol
  • Logam berat : HgCl2, AgNO3, CuSO4,

Sanitaiser harus memiliki sifat :

  •  Merusak mikroorganisme
  •  Ketahanan terhadap lingkungan
  •  Sifat-sifat membersihkan yang baik
  •  Tidak beracun dan tidak menyebabkan iritasi
  •  Larut dalam air
  •  Bau yang ditimbulkan dapat ditolerir
  •  Stabil dalam larutan pekat dan encer
  •  Mudah digunakan
  •  Banyak tersedia
  •  Murah
  •  Mudah diukur dalam larutan yang telah digunakan

Aksi

Information

2 responses

7 01 2012
sandrapratama

LUAR BIASA

kunjungi juga blog saya

sandra pratama

3 02 2012
sandrapratama

test,,,,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: