Dasar Pengukuran Temperature

18 03 2011

Dasar Pengukuran Temperature

Temperatur merupakan suatu besaran fisis yang penting dalam sistem pengukuran di dunia industri. Temperatur suatu benda adalah ukuran relatif panas atau dinginnya suatu benda.

Untuk mengukur suatu benda atau suhu harus mempergunakan sifat fisis yang dapat diukur berdasarkan sifat fisis akibat perubahan temperatur dapat menimbulkan atau mengakibatkan perubahan terhadap besaran fisis lainnya, diantaranya adalah mengakibatkan terjadinya perubahan tenaga listrk pada thermocouple, perubahan volume pada zat cair, perubahan tekanan pada gas, dan perubahan tahanan pada bahan konduktor atau semi konduktor.

Untuk mendapatkan hasil temperatur yang baik, harus mempertimbangkan beberapa hal, diantaranya adalah pemilihan sensor tersebut tergantug pada maksud dan tujuan penggunanay serta berdasarkan pertimbangan-pertimbangan faktor lainnya.

Sedangkan syarat-syarat yang harus dimiliki oleh suatu alat ukur temperature antara lain sebagai berikut :

  1. Dapat dibaca dengan baik, yaitu dengan menggunakan skala yan cukup lebar.
  2. Pembagian skala yang linier.
  3. Memiliki respon yang cepat.
  4. Mudah doperiksa san mudah saat dikalibrasi

 


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: