Definisi Analisa Rasio

28 03 2011

Definisi Analisa Rasio

Untuk menganalisis laporan keuangan perusahaan, diperlukan ukuran-ukuran tertentu. Ukuran yang sering digunakan adalah rasio. Rasio diperoleh dengan membandingkan satu pos atau elemen laporan keuangan dengan elemen yang lain dalam laporan keuangan tersebut (Paton &Litleton,1970).

Menurut Hanafi dan Halim (1996), pada dasarnya analisis rasio bisa dikelompokkan kedalam lima macam kategori, yaitu:

  1. Rasio Likuiditas
  2. Rasio Aktivitas
  3. Rasio Solvabilitas
  4. Rasio Profitabilitas
  5. Rasio Pasar

Kelima rasio tersebut ingin melihat prospek dan resiko perusahaan pada masa yang mendatang. Kelima faktor tersebut akan mempengaruhi harapan investor terhadap perusahaan pada masa-masa mendatang. Dari kelima rasio diatas akan dijelaskan definisi serta perhitungannya yaitu sebagai berikut :

  1. 1. Rasio Likuiditas

Rasio Likuiditas mengukur kemampuan jangka pendek perusahaan dengan melihat aktiva lancar perusahaan relatif terhadap hutang lancarnya (hutang dalam hal ini merupakan kewajiban perusahaan). Dua rasio likuiditas jangka pendek yang sering digunakan adalah rasio lancar dan rasio quick (sering juga disbut acid test rasio). Rasio lancar mengukur kemampuan perusahaan

memenuhi hutang jangka peendeknya dengan menggunakan aktiva lancarnya  (aktiva yang akan berubah menjadi kas dalam waktu satu tahun atau satu siklus bisnis). Rasio quick merupakan rasio antara aktiva lancar sesudah dikurangi persediaan dengan hutang lancar dan menunjukkan besarnya alat likuid yang paling cepat yang bisa digunakan untuk melunasi hutang lancar.

2. Rasio Aktivitas

Rasio ini melihat pada beberapa aktiva kemudian menentukan berapa tingkataktivitas aktiva-aktiva tersebut pada tingkat kegiatan tertentu. Aktivitas yang rendah pada tingkat penjualan tertentu akan mengakibatkan semakin besarnya dana kelebihan yang tertanam pada aktiva-aktiva tersebut. Dana kelebihan tersebut akan lebih baik bila ditanamkan pada aktiva lain yang lebih produktif. Empat rasio aktivitas tersebut adalah:

a)      Rata-rata umur piutang ,

b)      Perputaran persediaan,

c)      Perputaran aktiva tetap,

d)      Perputaran total aktiva.

Baca entri selengkapnya »








Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.984 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: