TINGKAH LAKU TERNAK

30 08 2012

Tingkah Laku Hewan :      

  • tindak tanduk hewan yang terlihat dan saling berkaitan secara individual atau kolektif
  • merupakan cara hewan berinteraksi secara dinamik dengan lingkungannya (makhluk hidup/benda mati).

Ethologi:

  • Ilmu yang mempelajari gerak gerik / tingkah laku hewan di lingkungan alami atau dimana hewan tersebut bisa hidup.

Tujuan:

  •   memudahkan penanganan hewan ternak.

 Kegunaan :

  • Memberi informasi yang berkaitan dengan kedudukan manusia sebagai makhluk sosial.
  • Memberi informasi yang berguna untuk pemeliharaan hewan di  kebun binatang.
  • Memberi informasi tentang kemampuan indera hewan.
  • Memberi informasi tentang mekanisme homeostatik hewan (supaya keadaan selalu seimbang / adaptasi agar tetap hidup).
  • Untuk penelitian biomedis (kera, kelinci, marmot, tikus).

Ethologist / Etolog adalah Ilmuwan / peneliti yang mempelajari :

  • Morfologi / bentuk perilaku dengan metode komparatif
  • Fisiologi  perilaku dengan metode analisa
  • K.Z. Lorenz
  • Von Frisch
  • Tinbergen
Perintis Ethologi :

Dalam mempelajari Ethologi mulanya ada dua aliran Ethologist :

1. Aliran Eropa   –    Akhli Ethologi.

Memusatkan pada perilaku naluriah dan mengamati satwa liar.

2. Aliran Amerika    -      Akhli Psikologi

Lebih tertarik pada perilaku hewan di laboratorium dikontrol.

Kedua aliran kemudian dilebur dan Konrad Z. Lorenz  diangkat sebagai Bapak Ethologi Modern.

Lorenz merumuskan  : Perilaku hewan, adaptasi fisiknya, merupakan bagian dari usahanya untuk hidup.

Ethologi mengakui : perilaku hewan didasari motivasi, berarti hewan mempunyai emosi

  • rasa lapar, rasa sakit
  • rasa takut, rasa marah

Percobaan Pavlov ( Aliran Eropa ) :

  • serpihan daging (primer), lonceng (sekunder), dan anjing bersama-sama
  • perlakuan dilakukan berulang-ulang, sehingga anjing mengeluarkan air liur begitu mendengar lonceng dibunyikan.

PERILAKU REFLEX BERSYARAT.

Percobaan Skinner (Aliran Amerika)

  • tikus
  • kandang percobaan dengan tempat makan yang dilengkapi tombol untuk mengeluarkan pellet
  • tikus coba-coba / tidak sengaja menekan tombol  Þ  makanan keluar.

Kesimpulan :

Perilaku hewan bisa diubah asal dilakukan percobaan-percobaan dan pelatihan.

Percobaan Ivan Gracia
  • tikus
  • makanan beracun dan tidak beracun yang ditandai dengan warna berbeda
  • tikus tidak dapat membedakan mana makanan beracun dan yang tidak beracun.tikus baru dapat membedakan bila baunya berbeda.

A y a m

  • bau beda, bentuk dan warna sama Þ  tidak ada sifat memilih
  • bentuk dan warna beda, bau sama Þ  muncul sifat memilih

Ethogram.

  • Katalog yang tepat dan terinci yang memuat respon pembentuk perilaku hewan.
  • Terbentuk dari tiap elemen pola reaksi.
  • Berguna untuk mengetahui bagaimana hewan mengatasi bermacam lingkungan dan pengalaman.
a.  Ingestif
  • Pengertiannya lebih luas dari pada sekedar makan
  • Seluruh jenis kegiatan memasukan sesuatu yang berkaitan dengan proses pencernaan (Bab 15).

Anak mamalia makan : dalam bentuk air susu

b.  Shelter Seeking (pencarian peneduh)

  • memilih keadaan lingkungan yang optimal bagi dirinya dari udara panas/dingin, hujan.
  • Prilaku ini berkaitan dengan kebiasaan berkumpulnya hewan di suatu tempat.
  • Menyukai jenis pohon tertentu  untuk bersarang.

c.  Investigatory (penyidikan)

  • Karakteristik penting dari beberapa spesies hewan

Misal : dua ekor anjing bertemu saling menjilati satu sama lain.

  • Untuk melihat adanya bahaya

d.  Alelomimetik (perilaku kelompok)

  • Karakteristik hewan dengan tingkat sosial yang tinggi, seperti hewan domestik.
  • Perilaku yang terjadi pada sekelompok hewan dalam satuan waktu yang sama.

Misal : kecenderungan untuk terbang atau berpindah tempat secara berkelompok.

e.  Agonistik

Perilaku yang berhubungan dengan : agresivitas, berkelahi, terbang (melarikan diri), meliputi :

  • melakukan pendekatan.
  • menakut-nakuti
  • berkelahi Þ  terbang (melarikan diri)

f.       Eliminatif

  • perilaku urinasi dan defakasi
  • berbeda antara spesies dan jenis kelamin
  • berkaitan dengan aktivitas seksual (Bab 13)
  • berguna untuk menandai daerah kekuasaannya
  • merupakan alat komunikasi.
  1. Epimeletik (care–giving)

Tingkah laku keibuan

  1. Etepimeletik (care–soliciting)
  2. Seksual/Reproduksi
  3. Bermain

Tingkah laku yang sering ditemukan pada pada anak hewan atau hewan muda.

Perilaku khusus spesies

  • perilaku bawaan sebagai refleksi karakteristik spesies tersebut
  • tidak berubah oleh proses belajar meskipun  semua sifat bawaan lainnya dapat berubah.

Keuntungan :

Banyak peluang untuk mengubah bentuk perilaku ternak peliharaan.

Defenisi lainnya.

  1. a.       Homerange

daerah hewan-hewan pengembara yang tidak akan dipertahankan oleh hewan-hewan tersebut.

  1. b.  Teritorial

Suatu daerah / wilayah yang jelas batas-batasnya dan akan dipertahankan oleh pemiliknya bila dimasuki oleh hewan lain dari spesies dan jenis kelamin yang sama.

  1. c.  Daerah Pribadi ( Personal Space)

Daerah sensitif yang akan sangat dipertahankan oleh hewan.  Daerah tersebut sepanjang tubuhnya dan ber-gerak mengikuti perjalanan hewan.

  1. d.  Flight Distance
  • Daerah tempat hewan bergerak bila didekati oleh predator atau orang yang menanganinya.  Perubah-an arah dari penyerang akan mengubah arah perjalanan si hewan.

Dapat dimanfaatkan untuk menggiring ternak

About these ads

Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.987 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: